Advertisement
Friday, 10 September 2010
Yang Penting Sukses

Matius 2:16-18

“Bukankah kebinasaan bagi orang yang curang dan kemalangan bagi yang melakukan kejahatan?”

 (Ayub 31:3)

 

                Herodes mendegar kabar tentang Yesus, bayi yang akan lahir dan akan menjadi Raja. Herodes kebaran jenggot dan merasa bahwa jabatan atau kedudukannya bakal direbut oleh Yesus. Herodes merasa bahwa saingan barunya ini bakal menjadi racun dan akan merusak hidupnya yang udah enak dan nyaman. Karena Herodes sangat iri dengan kabar heboh tentang Yesus yang bakal jadi Raja besar, Herodes gak pake pikir panjang untuk memerintahkan anak buahnya membunuh semua bayi di Betlehem yang umurnya 2 tahun ke bawah. Herodes membantai semua bayi tanpa belas kasihan. Ia akan melakukan segala cara agar Yesus, yang belum diketahui anak siapa dan tinggal dimana, gak besar dan dewasa dan menjadi merebut tahtanya. Ia curiga bahwa salah satu dari bayi di Betlehem pastilah Yesus. Jadi dari pada salah, mending bunuh semua aja. Perbuatan sadis hanya demi kesuksesan sebagai raja abadi.

                Youthers, kita bisa melihat bahwa banyak orang Kristen juga melakukan segala cara untuk memperoleh kesuksesan dalam segala bidang. Pelajar pengen sukses dengan cara nyontek atau curang, yang penting lulus atau naik kelas. Menjelekkan teman sendiri demi mendapatkan sesuatu. Seperti kisah seseorang yang naksir ama cewek sekelasnya yang juga ditaksir oleh teman semejanya. Akhirnya, ia menjelekkan teman semejanya itu sebagai gay, perokok dan punya penyakit. Fitnahan yang sadis hanya untuk mendapatkan hati seorang cewek.

                Youthers, cukup sudah Herodes hidup di jaman Yesus. Jangan ada lagi Herodes di akhir jaman. Kalaupun ada, biarkanlah mereka yang tidak mengenal Tuhan dan tidak suka dengan kebenaran Tuhan yang melakukannya. Jadilah murid-murid Yesus yang setia dan berbuat kebenaran dimanapun kita berada. (ade)

 

Thinka about it    : Jangan melakukan segala cara ‘haram’ untuk kepentingan diri sendiri

Pray                        : Tuhan, aku akan hidup dengan cara-Mu dan kebenaran-Mu.

 

Read more...
 
Program Ibadah