Advertisement
Friday, 10 September 2010
Untuk Apa Kuatir?

Matius 6:25-34

“Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu….” (Matius 6:25)

 

Gak kebayang betapa kuatir gue ketika bokap bilang bakal berenti kerja karena udah tua. Lha, waktu itu gue lagi kuliah. Kalo bokap berenti kerja, yang bayar uang kuliah gue. Kuatir yang sangat besar numpuk di kepala gue. Kekuatiran gue semakin numpuk ketika sidang skripsi, ketika duit menipis, ketika belum juga dapat pacar, ketika penyakit alergi gue makin parah dan ketika usia gue makin bertambah. Gue stres, tinggal nunggu kapan masuk rumah sakit jiwa aja. Tapi Roh Kudus ingatin gue kalo gue masih punya Yesus. Ketika gue serahkan semua kepada Yesus, semua menjadi lebih ringan dan menyegarkan. Rasa kuatir itu hilang dan gue jadi santai.

Youthers, di saat kita banyak masalah rasanya rasa kuatir itu numpuk. Yang masih sekolah dan bergantung ama orang tua pasti kuatir soal uang apalagi kalo ortu mulai gak bisa kerja atau kerjaan ortu mulai gak bagus. Malah pribadi lainnya juga bikin hati deg-degan dan nyaris gak punya pengharapan. Kalo udah nyari duit sendiri juga rasa kuatirnya tetap ada. Pokoke, siapapun dengan usia berapapun akan dilanda kekuatiran kalo gak bersandar ama Tuhan. Ketika kita membiarkan rasa kuatir itu semakin besar maka kita gak akan merasa damai sejahtera dan datang. Kita bawa’annya parno dan takut melulu. Tapi kalo kita udah percayakan segala sesuatunya kepada Tuhan maka gak ada yang harus kita takutkan.

Youthers, burung di udara aja bisa hidup meskipun ia terbang ke sana kemari, bunga liar di hutan bisa hidup tanpa bantuan manusia. Semua terpelihara karena kasih Tuhan. apalagi kita manusia yang Ia sayangi dan kasihi. (ade)

 

Think about it      : anak Tuhan gak perlu kuatir

Pray                        : Bapa, aku percaya bahwa Engkau akan selalu memelihara aku.

Read more...
 
Program Ibadah