“Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.”
(Matius 11:28)
Gue dapat masalah besar berkali-kali. Gue pikir Tuhan udah gak sayang lagi ama gue. Tapi di saat gue makin banyak masalah, gue semakin bergantung ama Tuhan. Udah berpikir untuk gak percaya lagi ama Tuhan melihat hidup gue yang makin sulit. Tapi semakin sulit gue hadapin hidup gue semakin bergantung ama Tuhan. Di sinilah gue belajar melihta mukjizat Tuhan. Saat gue sangat lelah menjalani aktivitas hidup, gue datang kepada Tuhan dan tiba-tiba semua menjadi lebih ringan dan lebih enak. Di saat gue sangat bersedih karena masalah berat yang gue hadapi, dua bulan pertama gue hanya menangis dan gak bicara ama Tuhan. ketika gue datang dan bicara ama Tuhan seketika gue rasakan gak ada beban, gak ada kesedihan kecuali pengharapan bahwa hari esok pasti akan lebih baik.
Youthers, firman Tuhan berkata, “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.” Tuhan menawarkan kepada kita kelegaan di saat kita tidak mampu lagi menghadapi persoalan hidup. Makanya gue heran aja ketika gue nonton TV ada beberapa anak jadi stres dan kehilangan akal sehatnya seninggu sebelum menghadapi ujian. Karena mereka hanya memikirkan kekuatannya sendiri dan gak berpikir bahwa ada kekuatan lain yang lebih besar yang mampu menopangnya. Tuhan Yesus membuka tangan untuk menerima kita dan menolong kita. Ketika kita merasa tertekan dan gak mampu, maka datanglah kepada-Nya dan Ia akan menguatkan kita dan memberi kita solusi hidup.
Youthers, datanglah kepada-Nya setiap saat. Yakinkan dirimu bahwa hanya kekuatan Tuhan saja yang mampu memberi kelegaan dan kekuatan. (vlo)
Think about it: Tiada lain selain Yesus sumber kekuatan kita
Pray: Tuhan, beri aku kekuatan-Mu dan pimpinlah hidupku setiap waktu.