“Barangsiapa menyambut kamu, ia menyambut Aku, dan barangsiapa menyambut Aku, ia menyambut Dia yang mengutus Aku.” (Matius 10:40)
Sungguh luarbiasa ketika kita percaya kepada Tuhan Yesus. Firman-Nya berkata, “Barangsiapa menyambut kamu, ia menyambut Aku.” Artinya, kalo orang lain menghina kita, maka mereka juga menghina Tuhan. Kalo orang lain gak menerima kita dan melecehkan kita maka mereka melakukan hal yang sama kepada Tuhan. Betapa hebatnya kita ketika Tuhan memberikan hak yang sangat istimewa kepada kita bahwa segala yang berhubungan dengan kita maka hak itu akan berhubungan dengan Dia. Tetapi, Yesus mengatakan, “barangsiapa menyambut Aku, ia menyambut Dia yang mengutus Aku.” Sia-sia saja keistimewaan yang Yesus berikan kalo kita sendiri gak sepenuh hati menerima Yesus. Karena kalo kita gak nerima Yesus dengan sepenuh hati, maka sama saja kita gak nerima Bapa.
Youthers, hubungan kita dengan Yesus dan Bapa seperti rantai yang gak bisa putus. Kalo terputus maka rantai itu gak akan berguna dan sia-sia. Kita harus menjaga agar hubungan kita dengan Yesus tetap solid. Jangan pernah meragukan keberadaan-Nya di dalam hidup kita yang mampu membawa perkara besar dalam hidup kita. Tuhan Yesus mengasihi kita dan sebaliknya kita harus menunjukkan bahwa kita mengasihi Dia.
Jika kita ada di dalam Dia maka kita juga harus belajar banyak dari Yesus bagaimana Ia berbagi kasih dan mengampuni. Oleh sebab itu ia menyampaikan, “Dan barangsiapa memberi air sejuk secangkir sajapun kepada salah seorang yang kecil ini, karena ia murid-Ku” artinya kalo kita pun berbagi kasih dan berkat dengan orang lain maka kita sedang berbagi berkat dan kasih kepada Tuhan Yesus. (vlo)
Think about it: Jangan putuskan rantai kasih kita dengan Yesus
Pray: Bapa, aku bersyukur karena Engkau masih mengasihi aku.