Advertisement
Monday, 06 September 2010
Penolakan Yang Salah

Matius 13:53-58

“Hai anakku, janganlah engkau menolak didikan TUHAN, dan janganlah engkau bosan akan peringatan-Nya.” (Amsal 3:11)

 

                Suatu kali seorang anak didatangi pamannya yang memberinya banyak nasihat agar ia berhati-hati ketika ia kuliah di kota. Di hari yang sama, kakeknya pun datang mengunjunginya dan memberi petuah yang sama. Selama 4 hari berturut-turut, paman dan bibi dari ibunya dan ayahnya bergantian datang memberi petuah, maklum, ia hanya anak kampung yang dibiayai pamannya untuk sekolah di kota agar ia bisa pintar dan sukses. Karena selama 4 hari ia terus dinasihati ini dan itu, ia merasa bosan.

Suatu hati, di hari yang ke 5, sehari sebelum ia berangkat ke kota, seseorang mengetok pintu rumahnya ketika ayah dan ibunya sedang tidur siang. Karena merasa bahwa itu pasti paman atau bibinya yang lain yang akan menasihatinya, ia tidak membukakan pintu. Justru ia berpikir untuk mengerjai orang tersebut. Ia menulis sebuah kertas dan menyelipkannya di bawah pintu, “Maaf, tidak terima tamu.” Pintu it uterus diketok. Anak ini jengkel dan mengambil ular karet mainan dan melemparkannya melalui lobang di atas pintu. Orang itu teriak namun ia masih mengetuk. Anak ini pun marah dan berkata, “Cepatlah pergi! Aku tidak butuh nasihat paman. Lagi pula, aku tidak suka berurusan dengan paman!” Seketika semua menjadi diam dan tak ada suara ketukan lagi. Tidak lama kemudian anak itu membuka pintu dan terkejut, pamannya yang hendak membiayainya ke kota tergeletak mati di dekat pintu terkena serangan jantung karena kaget. Anak inipun gak jadi sekolah ke kota.

Youthers, inilah yang terjadi ketika Yesus ditolak di Nazaret. Mereka mengusit Juruselamat yang akan membawa mukjizat besar bagi mereka. Bahkan Yesus akhirnya dibunuh dan disalibkan. Nah, apakah kamu juga akan menolak Yesus yang akan membawa keselamatan bagi kamu? (vlo)

 

Think about it      : Jangan pernah menolak Yesus

Pray                        : Yesus, tak terpikir sekalipun olehku untuk menolak kasih-Mu.

 

Read more...
 
Program Ibadah