Advertisement
Wednesday, 10 March 2010


MERPATI YANG SELALU INGKAR JANJI Print E-mail
Written by MANAJEMEN HFC   
Monday, 08 March 2010

Belum lama ini saya melayani di Sampit. Kotanya kecil, namun indah. Penduduknya ramah-ramah. Namun, penerbangan ke sana yang menjengkelkan. Saya dijadwalkan untuk terbang tanggal 27 Februari jam 06.30 pagi dari Juanda, Surabaya dan pulang tanggal 1 Maret. Namun, beberapa hari sebelum terbang, saya di-sms bahwa penerbangan ditunda sampai tanggal 1 Maret. Aneh, bukan? Artinya, begitu saya mendarat, saya harus terbang kembali ke Surabaya. Lagipula, saya harus pimpin KKR tanggal 27 sore. Itu pun pihak merpati Surabaya melakukan pemberitahuan hanya lewat sms. Tidak ada kompensasi apa pun.

Saya melaporkan hal ini ke biro perjalanan yang mengeluarkan tiket saya dan mereka diberi alternatif maju satu hari. Artinya, saya harus terbang tanggal 26. Untuk itu saya harus korbankan keluarga karena saya sebenarnya ada acara keluarga. Sudah begitu, tanggal 26 pun pesawat di-delay 3 jam. Saat mengobrol dengan teman-teman di lounge, mereka berkata, Merpati memang sering begitu. Sepertinya tidak ada rasa bersalah sama sekali karena mengecewakan penumpang sekian lama.

Saat kembali ke Surabaya, sampai pada keberangkatan, tidak ada kabar dari Merpati. Tiba-tiba saya dapat sms bahwa penerbangan tanggal 1 pun dibatalkan dan ditunda tanggal 2 pagi. Padahal, saya ada fellowship di keluarga Pak Ivan pada Senin sore. Jika Merpati tidak terbang tanggal 1 itu seharusnya mereka memberitahu penumpang sehingga bisa re-route lewat jalur lain, misalnya saja palangkaraya.

Yang menarik, saat saya mengetik tulisan ini, saya ditelepon dari Mandala yang mengatakan bahwa penerbangan tiga Minggu yang akan datang diajukan beberapa jam. Itu pun lewat telepon dan dilakukan dengan cara yang profesional. Jika Mandala saja bisa melakukan hal itu, mengapa Merpati tidak? Saya jadi teringat judul film “Merpati Tak Pernah Ingkar Janji”. Rasanya julukan itu perlu diralat, “Burung Merpati Memang Tidak Pernah Ingkar Janji” tetapi “Merpati Airlines Sering Ingkar Janji”!

Ada teman yang berkata, “Mengapa tidak tulis di surat pembaca saja?” Percuma. Menurut saya sudah kebal. Para sahabat saya yang tinggal di Sampit semua mengatakan bahwa kinerja Merpati, terutama yang melayani jalur Sampit-Jakarta atau Sampit-Surabaya memang payah. Meskipun begitu, saya masih berharap agar perusahaan plat merah ini bisa berkembang dan maju. Saya ikut senang jika Merpati bisa menepati janji. Ikuti jejak kakaknya yang semakin maju, yaitu Garuda Indonesia.

Jika Merpati Airlines sering ingkar janji, Roh Kudus yang dilambangkan dengan merpati juga, tak pernah ingkar janji. Tuhan selalu menggenapi janjinya. Apa pun yang Tuhan janjikan, pasti digenapi. “Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat” (2 Petrus 3:9). Pemazmur pun katakan: “Janji TUHAN adalah janji yang murni, bagaikan perak yang teruji, tujuh kali dimurnikan dalam dapur peleburan di tanah” (Mazmur 12:7).

 

Nah, apa janji Tuhan yang luar biasa itu? Inilah salah satu yang dahsyat: “Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu. Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus; Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu” (Yesaya 46:4).

 

 

 

 

Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Results 1 - 1 of 61
Program Ibadah